Peran strategis akademisi dalam merespons isu-isu kemanusiaan dan mitigasi krisis kembali dibuktikan oleh sivitas akademika IAIN Langsa. Ketua Program Studi Psikologi Islam, Dedy Surya, M.Psi., dipercaya untuk mengikuti ajang bergengsi tingkat nasional berupa Training of Trainer (ToT) Fasilitator Layanan Dukungan Psikososial (LDP) Pascabencana bagi Guru dan Tenaga Kependidikan. Pelatihan intensif ini diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Aceh dan berlangsung selama empat hari, mulai Kamis hingga Ahad (17–20 September 2026), bertempat di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.
Agenda strategis yang dibuka secara langsung oleh Kepala BGTK Provinsi Aceh, Muhammadi, S.Kom., M.Si., ini dirancang untuk membekali para peserta dengan kompetensi tingkat tinggi dalam penanganan trauma dan pemulihan mental pascabencana. Selama pelatihan, peserta digembleng dengan berbagai materi esensial, mulai dari pemahaman mendalam terkait kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengenai kompetensi layanan dukungan psikososial, teknik pengelolaan emosi dan manajemen stres, strategi menumbuhkan resiliensi, hingga metode membangun kelompok dukungan di satuan pendidikan.
Tidak hanya itu, kurikulum pelatihan juga mencakup materi krusial seputar tata kelola pembelajaran pascabencana, pemberian dukungan psikososial yang tepat sasaran bagi peserta didik, teknik membangun kemitraan lintas sektor, serta ditutup dengan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) pemulihan satuan pendidikan pascabencana. Seluruh rangkaian materi tersebut dipersiapkan secara matang untuk melahirkan para pelatih andal yang siap turun tangan di garis depan penanganan darurat psikososial.
Keikutsertaan Ketua Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa dalam forum nasional ini membawa implikasi yang sangat strategis bagi pengembangan institusi. Para peserta ToT yang dinyatakan lulus seleksi dan evaluasi ketat nantinya akan diangkat secara resmi sebagai Fasilitator Nasional Kemendikdasmen. Para fasilitator terpilih ini ke depannya akan diterjunkan langsung untuk memberikan pembekalan dan pelatihan kepada Calon Fasilitator Daerah guna memperluas jangkauan layanan dukungan psikososial bagi guru dan tenaga kependidikan di berbagai wilayah.
Keterlibatan aktif pimpinan prodi dalam kancah pelatihan nasional berskala besar ini menegaskan komitmen Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa untuk terus mengambil peran terdepan dalam pengabdian masyarakat, khususnya dalam mitigasi dampak psikologis bencana. Capaian ini tidak hanya memperkuat mutu keilmuan dan jejaring kolaborasi kementerian, tetapi juga semakin mengharumkan nama institusi sebagai pusat unggulan kajian psikologi yang responsif, adaptif, dan berdampak nyata bagi ketahanan sosial masyarakat.