Prodi Psikologi Islam Raih Kemenangan Dua Cabang Lomba di Ajang KIMPSI VI Tahun 2025

Program Studi Psikologi Islam kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Kompetisi Mahasiswa Psikologi Indonesia (KIMPSI) VI Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia (UII). Dalam ajang tahunan bergengsi tingkat nasional tersebut, mahasiswa Psikologi Islam berhasil meraih Juara II pada dua cabang perlombaan, menunjukkan daya saing akademik dan kreativitas yang kuat di tingkat nasional, Sabtu (13/12/2025).

Siti Hamidah (kiri), Nabila Annisa (tengah), dan Syafiyatul Ahzan Azmi (kanan), Pemenang KIMPSI VI dari IAIN Langsa
Prestasi pertama diraih pada cabang Psy-Vlog oleh Siti Hamidah, mahasiswi semester 5 Program Studi Psikologi Islam, melalui karya berjudul “Upgrade Hati, Unlock Kebahagiaan.” Vlog tersebut mengangkat tema kesejahteraan psikologis dengan pendekatan reflektif dan nilai-nilai psikologi Islam, disajikan secara komunikatif, inspiratif, dan relevan dengan kehidupan generasi muda. Karya ini dinilai mampu mengemas pesan psikologis secara ringan namun bermakna, sehingga menarik perhatian dewan juri.
Prestasi kedua diraih pada cabang Psy-Infographic Kategori Desain, yang berhasil mengantarkan Nabila Annisa dan Syafiyatul Ahzan Azmi, keduanya mahasiswa semester 3, meraih Juara II. Melalui karya infografis berjudul “Bahagia dengan Shalat: Ibadah sebagai Terapi Jiwa dalam Psikologi Islam,” mereka menyajikan integrasi antara konsep ibadah dan kesehatan mental secara visual, sistematis, dan berbasis keilmuan. Infografis ini dinilai unggul dalam menyampaikan pesan bahwa praktik keagamaan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan psikologis.
Kompetisi Mahasiswa Psikologi Indonesia (KIMPSI) merupakan ajang tahunan yang mempertemukan mahasiswa psikologi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, sekaligus menjadi wadah pengembangan potensi akademik, kreativitas, dan jejaring mahasiswa di bidang psikologi. Keberhasilan mahasiswa Psikologi Islam dalam dua cabang lomba ini menjadi bukti nyata kualitas pembelajaran dan penguatan karakter keilmuan yang terus dikembangkan di program studi.
Ketua Program Studi Psikologi Islam menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi atas capaian tersebut. Ia menuturkan bahwa prestasi ini memiliki makna tersendiri di tengah situasi yang penuh tantangan. “Di tengah kondisi duka akibat musibah yang sedang melanda, prestasi ini menjadi oase yang menyejukkan dan menghibur hati. Ini menunjukkan bahwa semangat berkarya dan berprestasi mahasiswa Psikologi Islam tetap tumbuh dan menghadirkan harapan,” ujarnya.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa Program Studi Psikologi Islam untuk terus berkarya, berani berkompetisi di tingkat nasional, serta mengembangkan integrasi antara psikologi dan nilai-nilai keislaman dalam berbagai karya akademik dan kreatif ke depan.

0 Komentar