Dosen Psikologi Islam Perkuat Kapasitas Mitigasi Krisis Melalui Kolaborasi Strategis dengan ILUNI UI

Program Studi Psikologi Islam terus menunjukkan eksistensinya dalam memperkuat standar penanganan bencana di tingkat nasional. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi aktif jajaran Dosen Psikologi Islam dalam Pelatihan Pendampingan Psikososial yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Fakultas Psikologi, berlangsung di Kota Langsa sejak0 9 hingga 12 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penyaluran bantuan kemanusiaan hasil gerakan solidaritas "100 Musisi Heal Sumatera". Melalui dana yang terkumpul dari konser amal tersebut, para musisi dan akademisi bersatu untuk memastikan pemulihan pascabencana di Sumatera tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga kesehatan mental penyintas.

Pelatihan intensif ini membedah kurikulum teknis mengenai Mental Health & Psychosocial Support in Emergency Setting (MHPSS). Para Dosen Psikologi Islam dibekali dengan protokol Psychological First Aid (PFA), Psychosocial Support Activity (PSSA), serta manajemen Self Care bagi para relawan agar tetap tangguh saat bertugas di zona krisis.

Para Dosen Psikologi Islam yang menjadi representasi institusi dalam pelatihan berstandar nasional ini adalah: Annisa Oktaviani, S.Pd., M.Si, Sabrida M. Ilyas, M.Ed, Yasir, M.Psi., Psikolog. 

Keterlibatan aktif ini mendapat sambutan hangat dari Ketua Program Studi Psikologi Islam Dedy Surya, M.Psi. yang menyampaikan apresiasi atas partisipasi para dosen dalam forum prestisius tersebut. Ia menyampaikan bahwa "Kami sangat mengapresiasi ILUNI UI dan gerakan 100 Musisi Heal Sumatera. Pelatihan MHPSS dan PFA ini adalah instrumen vital dalam manajemen bencana. Partisipasi dosen kami memastikan bahwa ke depannya, Psikologi Islam memiliki tim tanggap darurat yang tidak hanya empati, tetapi juga kompeten secara profesional," tegas Dedy Surya." tegas Dedy Surya.

Sinergi antara gerakan seniman, alumni UI, dan akademisi Psikologi Islam ini menjadi bukti nyata bahwa penanggulangan bencana memerlukan kolaborasi multi-disiplin. Melalui penguatan kapasitas ini, dosen-dosen Psikologi Islam siap menjadi lokomotif dalam memberikan pendampingan psikososial yang lebih profesional, terukur, dan berdampak luas bagi masyarakat Sumatera yang terdampak bencana.


0 Komentar