Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan akademiknya. Hari ini, Jumat (13/02/2026), Azkia Maulida resmi menjadi alumnus pertama yang menyandang gelar Sarjana Psikologi (S.Psi.) dari program studi tersebut. Keberhasilan ini ditandai dengan pelaksanaan yudisium sarjana di mana Azkia berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3.60 dengan lama studi 7 semester, yang mengantarkannya lulus dengan predikat kelulusan dengan pujian atau Cum Laude.
![]() |
| Azkia Maulida (tengah) Setelah Menyelesaikan Sidang Munaqasyah Skripsi |
Pencapaian bersejarah mahasiswa angkatan 2022 ini diraih setelah ia berhasil mempertahankan skripsinya dalam sidang munaqasyah skripsi di hadapan dewan penguji. Dalam penelitiannya, Azkia mengangkat topik yang sangat relevan dengan dinamika mahasiswa saat ini melalui judul skripsi "Pengaruh Daily Hassles dan Self-Control terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa di IAIN Langsa". Proses pengujian skripsi tersebut dilakukan secara komprehensif oleh tim penguji yang terdiri dari Syiva Fitria, M.Sc., Wan Chalidaziah, M.Pd., Dedy Surya, M.Psi., dan Sabrida M. Ilyas, M.Ed.
Ketua Program Studi Psikologi Islam, Dedy Surya, M.Psi. menyampaikan rasa syukur dan bangga atas lahirnya lulusan pertama ini. Ia menegaskan bahwa momen ini adalah bukti nyata dari kualitas proses pendidikan yang dijalankan di prodi tersebut, meskipun masih tergolong baru. Dalam pesan singkatnya kepada sang yudisium, beliau berharap agar pencapaian ini menjadi langkah awal yang baik untuk menapaki dunia profesional. Ia berpesan agar Azkia tidak berhenti belajar, melainkan terus memperbarui (update) ilmu pengetahuan serta konsisten meningkatkan kapasitas diri (upgrade) demi menghadapi tantangan di masa depan.
Lulusnya Sarjana Psikologi pertama ini diharapkan menjadi motivasi besar bagi mahasiswa Psikologi Islam lainnya untuk segera menyelesaikan studi dengan kualitas terbaik. Dengan resminya Azkia Maulida sebagai alumni perdana, Prodi Psikologi Islam IAIN Langsa kini secara nyata telah mulai berkontribusi dalam menyediakan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kesehatan mental dan psikologi Islam di Indonesia. Momentum ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi institusi dalam membuktikan eksistensinya sebagai prodi yang mampu mencetak lulusan unggul dalam waktu yang tepat.

0 Komentar