Kota Langsa menjadi titik awal dari sebuah gerakan besar pemulihan kesehatan mental bagi penyintas bencana di Sumatera. Melalui kolaborasi prestisius antara ILUNI UI (Ikatan Alumni Universitas Indonesia) Fakultas Psikologi dan gerakan solidaritas 100 Musisi Heal Sumatera, sebuah Pelatihan Pendampingan Psikososial intensif resmi digelar pada 9 hingga 12 Februari 2026.
Menariknya, agenda nasional ini melibatkan Nurul Akmali, mahasiswi aktif Program Studi Psikologi Islam, yang dipercaya duduk di jajaran kepanitiaan bersama tim profesional ILUNI UI dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
![]() |
| Nurul Akmali (dua dari kiri) salah satu mahasiswa Psikologi Islam yang tergabung sebagai penyelenggara kegiatan bersama ILUNI UI |
Gerakan "100 Musisi Heal Sumatera" merupakan inisiatif luar biasa yang digagas oleh tokoh-tokoh ternama seperti dr. Tompi, Kadri Mohamad, dan Irma Hutabarat. Melalui konser amal, gerakan ini berhasil menghimpun dukungan masif dari berbagai pihak strategis, mulai dari Kementerian Kebudayaan, Kementerian Ekonomi Kreatif, hingga Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Dukungan juga mengalir dari raksasa industri dan media seperti BP BUMN, RANS, VISI, TSpace Media, hingga WAG ARTIS SWARA. Donasi yang terkumpul disalurkan melalui ILUNI UI Fakultas Psikologi untuk membiayai program pemulihan mental di tiga wilayah prioritas: Langsa, Takengon, dan Tapanuli Tengah, dengan Langsa terpilih sebagai kota pembuka.
Pelatihan ini tidak hanya sekadar aksi sosial, melainkan sebuah transfer pengetahuan berstandar internasional. Materi yang dibahas mencakup MHPSS (Mental Health & Psychosocial Support in Emergency Setting), PFA (Psychological First Aid) untuk stabilisasi emosi awal, PSSA (Psychosocial Support Activity) yang berbasis aktivitas komunitas, Self Care, sebagai protokol krusial bagi relawan agar tetap sehat secara mental selama bertugas.
Keterlibatan Nurul Akmali sebagai salah satu penyelenggara menjadi bukti nyata kualitas mahasiswa Psikologi Islam di kancah nasional. Bekerja bahu-membahu dengan para pakar dari Universitas Indonesia menunjukkan kapasitas mahasiswa dalam mengelola kegiatan berskala besar yang melibatkan kementerian dan tokoh publik.
Ketua Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa, Dedy Surya, M.Psi., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pencapaian ini. "Kami sangat bangga dan mengapresiasi keberanian serta dedikasi Nurul Akmali. Menjadi bagian dari tim penyelenggara bersama ILUNI UI dalam proyek yang didukung oleh tokoh-tokoh nasional dan kementerian adalah pengalaman luar biasa. Ini membuktikan bahwa mahasiswa Psikologi mampu bersaing dan berkontribusi nyata dalam ekosistem kemanusiaan profesional," ujar Dedy Surya.
Kesuksesan kegiatan di Langsa ini diharapkan menjadi pemantik bagi program serupa di Takengon dan Tapanuli Tengah. Dengan membekali para pendamping lokal melalui sains psikologi yang tepat, misi ini bertujuan memastikan bahwa setiap penyintas bencana tidak hanya mendapatkan bantuan logistik, tetapi juga mendapatkan "kesembuhan" secara mental untuk kembali menata masa depan mereka.

0 Komentar