Tembus Litapdimas 2026, Tim Riset Psikologi Islam Kembangkan Skala Ekoteologi Lintas Agama

Prestasi akademik kembali diukir oleh dosen Program Studi Psikologi Islam. Tim peneliti yang dipimpin oleh Dedy Surya, M.Psi., dinyatakan lulus sebagai penerima pendanaan riset kompetitif bergengsi Litapdimas (Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat) Kementerian Agama RI Tahun Anggaran 2026. Riset strategis ini berhasil menembus klaster kompetitif dalam Penelitian Terapan Kajian Strategis Nasional.

Dalam proyek ilmiah ini, Dedy Surya, M.Psi., berkolaborasi dengan dua dosen lintas disiplin, yakni Wan Chalidaziah, M.Pd. (Prodi Bimbingan dan Konseling Islam) dan Syiva Fitria, M.Sc. (Prodi Psikologi Islam). Tidak hanya melibatkan dosen, riset ini juga mengusung semangat kolaborasi inklusif dengan melibatkan dua mahasiswa aktif Prodi Psikologi Islam sebagai pembantu peneliti, yaitu T. Nadila Humaira (mahasiswi semester 6) dan M. Wahyu Alhabib (mahasiswa semester 4). Sinergi ini menjadi ruang belajar yang luar biasa bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proyek riset nasional.


Penelitian yang diusulkan bertajuk "Pengembangan dan Validasi Skala Sikap Ekoteologi Lintas Agama di Indonesia: Analisis Psikometrik Berbasis Model Rasch". Dedy Surya menjelaskan bahwa penelitian ini lahir dari urgensi global dan lokal yang sangat mendesak. Selama ini, instrumen atau skala sikap ekologis yang menjadi gold standard di tingkat dunia belum memasukkan aspek nilai-nilai keagamaan. Di sisi lain, skala ekologi berbasis agama yang ada saat ini masih bersifat eksklusif dan terkotak-kotak pada satu agama tertentu saja, sehingga tidak dapat digunakan untuk melakukan asesmen komparatif antaragama.


Melalui pendekatan psikometrik modern menggunakan Model Rasch, riset ini berusaha melahirkan instrumen pengukuran ekoteologi baru yang universal namun tetap sarat akan nilai spiritualitas. Kehadiran skala ini diharapkan mampu menjadi jembatan ilmiah untuk mengukur sejauh mana kesadaran menjaga lingkungan diintegrasikan dengan keyakinan beragama di tengah masyarakat Indonesia yang plural. Keberhasilan tim meraih pendanaan Litapdimas 2026 ini sekaligus membuktikan kapabilitas dosen IAIN Langsa dalam menghasilkan riset-riset inovatif yang relevan terhadap isu-isu lingkungan global dari perspektif psikologi Islam.

0 Komentar