Program Studi Psikologi Islam kembali mencetak lulusan berprestasi yang berhasil mendobrak tradisi penyelesaian tugas akhir konvensional. Zahratun Khairiyah, resmi menyandang gelar Sarjana Psikologi (S.Psi) setelah sukses merampungkan studinya melalui jalur publikasi ilmiah.
Langkah inovatif ini membuktikan bahwa mahasiswa Psikologi Islam memiliki daya saing yang tinggi dan mampu berkontribusi langsung pada literatur akademik secara luas, serta menghadirkan solusi nyata atas isu-isu psikologis di masyarakat.

Penelitiannya yang berjudul "Reconstruction self-Estem Through Al-Ghazali’s Concepts Among Students of Ma’had Al-Jami’ah" berhasil menembus publikasi akademik. Dalam bahasa yang lebih sederhana, Zahratun meneliti bagaimana konsep akhlak (etika) Islam ala Imam Al-Ghazali mampu membantu para mahasiswa yang tinggal di asrama (mahasantri) untuk membangun rasa percaya diri dan harga diri (self-esteem) yang kuat di tengah gempuran tren budaya modern dan media sosial.
Kesuksesan Zahratun merampungkan riset inovatif ini tak lepas dari tangan dingin sang dosen pembimbing, Dr. Mawardi, M.S.I., yang juga merupakan Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Langsa. Beliau terus mengawal Zahratun agar risetnya tidak hanya bagus di atas kertas, tapi juga bisa dinikmati dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kualitas dan ketajaman riset Zahratun Khairiyah kemudian diuji kelayakannya dalam Sidang Munaqasah. Ia berhasil mempresentasikan dan mempertahankan karya ilmiahnya dengan sangat baik di hadapan dewan penguji yang terdiri dari para akademisi di bidangnya, yakni: Annisa Oktaviani, M.Si, Dr. Rusli, M.A dan juga Sabrida M. Ilyas, M.Ed
Pencapaian Zahratun Khairiyah, S.Psi. menjadi angin segar bagi dunia pendidikan tinggi. Ia membuktikan bahwa tugas akhir mahasiswa tidak melulu harus menjadi tumpukan kertas di perpustakaan, melainkan bisa menjadi karya ilmiah yang diterbitkan dan menawarkan solusi nyata bagi masalah kesehatan mental di masyarakat.