Rangkaian peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia Tahun 2026 yang diinisiasi oleh civitas akademika Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Setelah sukses menggelar aksi kampanye di ruang publik, Himpunan Mahasiswa Psikologi Islam IAIN Langsa kembali melanjutkan aksi sosial melalui kegiatan Layanan Psikotes bagi Masyarakat pada Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini dipandu dan dibimbing secara langsung oleh dosen pakar bidang psikologi klinis sekaligus praktisi psikologi, Yasir, M.Psi., Psikolog. Kehadiran beliau memastikan bahwa setiap rangkaian tes dan asesmen psikologis yang diberikan kepada masyarakat dilaksanakan sesuai dengan kaidah profesional dan standar etika psikologi yang berlaku.
Ketua Himpunan Mahasiswa Psikologi Islam, M. Wahyu Alhabib, menjelaskan bahwa kegiatan psikotes ini dirancang khusus untuk memfasilitasi masyarakat, terutama pelajar/mahasiswa, agar dapat mengenali potensi diri, tingkat stres, serta kondisi psikologis secara objektif. Melalui layanan ini, masyarakat diberikan ruang aman untuk berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai dinamika emosional dan mental yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. "Kami ingin membawa ilmu psikologi yang dipelajari di kampus agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya secara langsung. Layanan psikotes dan konsultasi yang kami lakukan dalam peringatan World Mental Health ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mendekatkan layanan kesehatan mental yang berkualitas kepada masyarakat luas," ujar Wahyu Alhabib.
Inisiatif progresif yang digawangi oleh jajaran pengurus himpunan mahasiswa ini mendapat sambutan dan apresiasi yang sangat hangat dari tingkat pimpinan program studi. Ketua Program Studi Psikologi Islam IAIN, Dedy Surya, M.Psi., menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi dan kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh para mahasiswanya. "Kami sangat menyambut baik dan bangga atas terselenggaranya kegiatan layanan psikotes ini. Langkah nyata ini membuktikan bahwa mahasiswa Psikologi Islam IAIN Langsa tidak hanya cakap secara teori akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi dalam menghadirkan solusi nyata bagi kesehatan mental masyarakat," ungkap Dedy Surya.
Melalui kegiatan yang memadukan semangat pengabdian dan keahlian profesional ini, Himpunan Mahasiswa Psikologi Islam berharap stigma negatif terhadap pencarian bantuan psikologis dapat terus dikikis. Edukasi langsung melalui asesmen dan konseling ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk membangun kesadaran kolektif bahwa kesehatan mental merupakan pilar fundamental dalam mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki ketahanan psikososial yang tinggi.