Menghadirkan dampak perguruan tinggi langsung ke jantung denyut kehidupan masyarakat desa menjadi esensi utama dari Tridharma Perguruan Tinggi. Langkah nyata tersebut kini dimantapkan oleh Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Langsa melalui agenda penjajakan strategis untuk mendaulat Gampong Sungai Pauh Firdaus sebagai desa binaan jangka panjang.
Inisiatif kolaboratif ini ditandai dengan kunjungan langsung jajaran pimpinan dan dosen prodi ke Kantor Geuchik Sungai Pauh Firdaus pada Selasa (29/09/2026). Kedatangan delegasi akademik yang dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Psikologi Islam Dedy Surya, M.Psi., didampingi Sekretaris Prodi Syiva Fitria, M.Sc., serta dosen homebase Munadira, M.A., dan Annisa Oktaviani, M.Si., tersebut disambut dengan penuh kehangatan oleh Geuchik Sungai Pauh Firdaus, Rizal Jasnun, S.Pd.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung dinamis tersebut, Ketua Prodi memaparkan gagasan komprehensif terkait wacana pembentukan program Gampong Binaan yang dirancang secara berkesinambungan (sustainable). Kemitraan strategis antara institusi kampus dan pemerintahan gampong ini difokuskan pada penguatan aspek pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pemberdayaan desa multisektor. Melalui sinergi ini, prodi siap mengerahkan potensi kepakarannya untuk menghadirkan berbagai intervensi psikososial, mulai dari pencegahan stunting melalui asesmen tumbuh kembang anak, kampanye lingkungan bebas NAPZA, hingga penguatan resiliensi keluarga. "Namun, tidak hanya terbatas pada hal itu saja, pemberdayaan desa juga dapat diperluas ke sektor lainnya, sesuai dengan hasil dari need assessment yang dilakukan," ujar Dedy.
Dedy Surya menjelaskan lebih lanjut bahwa program kolaboratif ini dirancang untuk berjalan secara konsisten selama lima tahun ke depan dan akan dilegalkan secara formal melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Bentuk hubungan timbal balik yang saling memberdayakan ini diyakini mampu mengoptimalkan potensi desa sekaligus mengaplikasikan ilmu psikologi secara langsung bagi kemaslahatan masyarakat.
Menanggapi pemaparan tersebut, Geuchik Sungai Pauh Firdaus, Rizal Jasnun, S.Pd., menyambut baik dan mengapresiasi tinggi inisiatif progresif yang digagas oleh Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa. Rizal menyatakan komitmen penuh pihak pemerintahan gampong untuk membuka pintu seluas-luasnya bagi kehadiran para akademisi dalam membangun dan memajukan kesejahteraan warga.
Langkah awal perumusan Gampong Binaan ini menegaskan dedikasi Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa untuk terus memperluas dampak positifnya di luar dinding kampus. Melalui integrasi antara keilmuan psikologi modern dan kearifan lokal, kehadiran sivitas akademika di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi katalisator dalam melahirkan generasi desa yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.