Pengujian karya ilmiah mahasiswa di lingkungan Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa kembali melahirkan temuan riset kontemporer yang relevan dengan dinamika relasi generasi muda. Farah Nabilah Riswandi secara resmi mempertahankan skripsinya dalam Sidang Munaqasyah yang digelar di Ruang Sidang Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Langsa pada Rabu (22/07/2026).
Skripsi bertajuk "Pengaruh Self-Forgiveness terhadap Self-Esteem pada Mahasiswa yang Mengalami Ghosting dengan Jenis Kelamin sebagai Variabel Moderator" ini disusun di bawah bimbingan Dedy Surya, M.Psi. (Pembimbing Utama) dan Sabrida M. Ilyas, M.Ed. (Pembimbing Pendamping). Di hadapan dewan penguji yang terdiri dari Syiva Fitria, M.Sc. dan Al Mutia Gandhi, M.Kom.I., Farah mampu memaparkan alur penelitian dan argumentasi metodologisnya secara meyakinkan.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa self-forgiveness (pemfokusan pada pemaafan diri sendiri) memberikan kontribusi positif yang signifikan dalam meningkatkan self-esteem (harga diri) pada mahasiswa yang menjadi korban pemutusan hubungan secara sepihak atau ghosting. Temuan menarik lainnya menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin terbukti berperan sebagai moderator, di mana pada kelompok laki-laki, efek pemaafan diri terhadap pemulihan harga diri tercatat semakin menguat.
Dalam perspektif Psikologi Islam, temuan ini memiliki implikasi ilmiah yang sangat mendalam. Self-forgiveness pada hakikatnya bertautan erat dengan konsep taubat dan berdamaian dengan diri sendiri. Ketika seseorang mengalami penolakan sosial seperti ghosting, Islam mengajarkan agar individu tidak meratapi takdir atau menyalahkan diri secara berlebihan, melainkan melakukan muhasabah dan melapangkan dada. Proses memaafkan diri sendiri menjadi bentuk pembebasan jiwa dari beban kekecewaan, yang pada akhirnya memulihkan martabat dan harga diri manusia sebagai hamba Allah. Penguatan efek pada laki-laki juga menegaskan pentingnya intervensi psikospiritual yang berbasis kesadaran emosional bagi laki-laki dalam mengelola krisis relasional.
Atas penguasaan materi serta kontribusi praktis risetnya, dewan penguji memutuskan Farah Nabilah Riswandi lulus dengan predikat Pujian (Cum laude). Capaian ini secara resmi mengukuhkan Farah sebagai alumni ke-6 Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa, sekaligus menambah deretan lulusan berkualitas yang siap membawa nilai-nilai psikologi integratif ke tengah masyarakat.