Pengabdian nyata sivitas akademika Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa dalam memperkuat resiliensi dan mitigasi bencana terus berlanjut di tingkat regional. Setelah sebelumnya sukses merampungkan pelatihan tingkat nasional, Ketua Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa, Dedy Surya, M.Psi., kini langsung mengemban tugas perdana sebagai Fasilitator Nasional dalam agenda Training of Trainer Fasilitator Daerah Layanan Dukungan Psikososial (LDP) Pascabencana bagi Guru dan Tenaga Kependidikan.
Pelatihan strategis ini diselenggarakan selama empat hari, mulai Selasa hingga Jumat (22–25 September 2026), bertempat di Hotel Diana, Lhokseumawe. Kehadiran Dedy Surya sebagai narasumber dan pelatih utama di tingkat regional ini merupakan wujud nyata kontribusi keilmuan psikologi dalam membekali para pendidik menghadapi situasi krisis dan pemulihan mental pascabencana. Dalam penugasan nasional tersebut, Dedy Surya memberikan pembekalan intensif kepada 29 orang peserta yang terdiri dari guru serta tenaga kependidikan pilihan. Seluruh peserta yang hadir merupakan Calon Fasilitator Daerah yang direkrut khusus dari tiga wilayah kerja strategis, yakni Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kota Langsa.
Kehadiran para calon fasilitator daerah ini dipersiapkan secara matang agar memiliki kompetensi psikososial yang mumpuni. Nantinya, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan di bawah bimbingan Fasilitator Nasional, para guru dan tenaga kependidikan tersebut akan ditugaskan kembali untuk melakukan pengimbasan (multiplier effect). Mereka akan menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan ilmu dan keterampilan penanganan dukungan psikososial kepada ratusan pendidik lainnya di wilayah kerja masing-masing.
Keterlibatan aktif Ketua Program Studi Psikologi Islam IAIN Langsa sebagai Fasilitator Nasional Kemendikdasmen ini membawa dampak positif yang luar biasa bagi penguatan reputasi institusi. Peran sentral ini tidak hanya membuktikan kualitas kepakaran dosen IAIN Langsa di bidang psikologi kebencanaan, tetapi juga memperluas jejaring kemitraan strategis dengan pemerintah pusat dan daerah dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang tangguh, adaptif, dan berjiwa humanis di bumi Aceh.