Keresahan para orang tua terhadap masifnya penggunaan gawai (gadget) di kalangan anak-anak dan remaja direspons secara nyata oleh akademisi IAIN Langsa. Ketua Program Studi Psikologi Islam, Dedy Surya, M.Psi., hadir langsung memberikan edukasi mendalam terkait dampak gawai di hadapan para jamaah Masjid Istiqamah, Aceh Tamiang, pada Jumat malam (15/07/2022). Kegiatan pencerahan masyarakat yang diinisiasi oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Istiqamah tersebut dikemas secara interaktif melalui forum kajian ilmiah bertajuk “Gadget di Tangan yang Muda: Antara Manfaat dan Mudharat”.
Dalam pemaparan materinya, Dedy menjelaskan bahwa tingginya kegandrungan generasi muda, khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha, terhadap gawai tidak terlepas dari kelengkapan fitur serta fasilitas instan yang ditawarkan perangkat tersebut untuk memenuhi kebutuhan psikologis mereka. Kendati demikian, ia mengingatkan para orang tua agar tidak lengah dan senantiasa mewaspadai berbagai potensi dampak negatif yang mengintai di balik layar. Berbagai ancaman serius yang disoroti meliputi paparan konten pornografi, paparan kampanye terselubung, hingga risiko klinis berupa adiksi gawai dan game online.
Sebagai solusi preventif, Dedy menekankan pentingnya menghidupkan kembali interaksi sosial yang hangat antara anak dengan teman sebaya serta memperkuat kedekatan emosional di dalam keluarga. Menurutnya, pudarnya kehangatan hubungan antara orang tua dan anak akhir-akhir ini menjadi salah satu pemicu utama anak melarikan diri pada gawai, sehingga penguatan komunikasi keluarga menjadi kunci utama untuk mereduksi tingkat ketergantungan tersebut.
Sementara itu, Ketua BKM Masjid Istiqamah, Dr. H. Muhammad Nasir, M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan kajian ilmiah semacam ini sangat krusial dan dibutuhkan oleh masyarakat sebagai elemen pelengkap dari kajian keagamaan rutin. Ia menilai bahwa dinamika sosial dan problematika era modern yang kian kompleks tidak cukup hanya dijawab melalui pendekatan dakwah ritual semata, melainkan harus diintegrasikan dengan perspektif ilmiah dari berbagai bidang keahlian para pakar.
"Insya Allah, BKM Masjid Istiqamah berkomitmen untuk menjadikan Masjid Istiqamah sebagai masjid sentral destinasi keilmuan keislaman di Aceh Tamiang," tegas Dr. H. Muhammad Nasir, M.A. di hadapan para jamaah yang memadati masjid.